Panduan Lengkap Berbudidaya dan Wirausaha

Cara Ternak Jangkrik Panduan Paling Dasar Sebelum Berwirausaha

Jangkrik adalah hewan herbivora yang dijadikan pakan burung, reptil, dan ikan. Banyaknya permintaan akan Jangkrik, sangat cocok untuk anda jadikan bisnis dengan beternak hewan jenis serangga ini. Cara ternak Jangkrik tidaklah sulit, baik skala kecil maupun besar. Langsung saja simak cara budidaya Jangkrik di bawah ini.

1. Kandang
Langkah awal yakni mempersiapkan kandang Jangkrik. Anda bisa membuatnya dari kayu, papan atau tripleks. Caranya:
  • Buatlah kandang berbentuk kotak dari papan atau tripleks, sedangkan tulangnya dari kayu reng. Setiap sambungan, anda dapat menggunakan lem. Pada dasar kaki-kaki kandang, gunakanlah mangkuk yang berisi air.
  • Pada bagian atas kandang, bisa dibuka dan ditutup.
  • Berilah ventilasi pada sisi depan dan belakang kandang, kemudian tutup dengan kasa kawat.
  • Sisi bagian dalam atas berilah isolasi plastik supaya Jangkrik tidak merayap ke atas.
  • Tempatkank kandang pada tempat yang gelap, sirkulasi udara lancar, dan tenang.
2. Bibit
Bibit bisa didapatkan dengan membeli di toko yang menyediakan bibit Jangkrik. Pilihlah bibit dengan ciri-ciri:
  • Sungutnya masih panjang, tidak cacat, bisa melompat jauh dan gesit, warnanya mengkilap.
  • Jangan mimilih Jangkrik yang mengeluarkan cairan bila dipegang.
  • Jangkrik jantan antan mengeluarkan derikan keras. Punggungnya bergelombang dan kasar.
  • Pada induk betina terdapat ovipositor pada ekornya, sehingga memiliki tiga ekor.
3. Reproduksi
Perkawinan induk Jangkrik harus dari spesies yang sama, lalu masukkan 2 induk jantan dan 10 betina. Siapkan tanah atau pasir dalam kandang untuk menempatkan telur.
Telur akan menetas setelah 7-10 hari setelah perkawinan. Kemudian segera pisahkan telur dari induknya setelah bertelur. Setelah 4-6 hari biasanya telur menetas.

4. Pakan
Pemberian pakan untuk Jangkrik yang baru berumur 1-10 hari yakni pakan ayam (voor). Setelah 10 hari keatas, bisa diberi sayur-sayuran dan jagung muda, singkong, mentimun dan ubi.

5. Perawatan
Perawatan yang dilakukan berupa menjaga kandang Jangkrik agar tetap gelap dan lembab, membersihkan sisa makanan dalam kandang, dan periksa air dalam mangkuk kaki kandang.

6. Panen
Panen Jangkrik bisa dilakukan setelah 30 hari sejak telur menetas. Ada dua macam panen Jangkrik yakni telur Jangkrik dan Jangkrik dewasa. Demikian cara ternak Jangkrik yang bisa dilakukan baik skala besar maupun kecil. Selamat mencoba.
Facebook Twitter Google+